Kabarphatas.com, Surabaya – Menindaklanjuti rapat sebelumnya, kali ini Lembaga Aspirasi Hukum Aliansi Rakyat Indonesia (Lembah Arasia), menggelar rapat koordinasi dengan pembahasan terkait lingkungan hidup dan APBN (Dana BOS, BAK, Dana kesehatan dan lainnya). Selasa (11/6/2024) Malam.
Dalam pembahasan ini telah ditetapkan bidang-bidang yang akan melakukan tugas sesuai tupoksinya.
Di antara bidang ini adalah, bidang lingkungan hidup yang akan bertugas dan bersinergi dengan perusahaan terkait limbah B3 dan segala yang terkait dengan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Bidang pendidikan, menyasar pada sekolah-sekolah yang dalam pelaksanaannya tidak memenuhi standar dan tidak sesuai dengan aturan pemerintah.
Bidang pembangunan, meliputi hal-hal yang terkait dengan pelaksanaan proyek dan pembangunan yang dirasa rawan dikorupsi.
Bidang kesehatan, menyasar pada pelayanan dari rumah sakit, puskesmas dan sejenisnya yang buruk ataupun penyimpangan lainnya.
Sedangkan bidang pemerintahan menyasar pada pemerintah terkait, mulai dari tingkat Desa hingga Provinsi.
“Kita di sini hadir bukan untuk menakut-nakuti mereka yang teledor dan memakai uang rakyat untuk kepentingan pribadi, kita sebagai kontrol sosial sebagai penyambung lidah dari rakyat,” jelas Ketua Umum Lembah Arasia, Hengky Siswoyo.
Hengky menjelaskan, lembah Arasia dibentuk untuk membantu rakyat, guna meminimalisir korupsi yang berasal dari dana rakyat yaitu pajak.
“Kita tidak bisa memberantas korupsi di negeri ini bersih total, tapi minimal kita melakukan hal yang berguna untuk masyarakat, agar uang mereka benar-benar digunakan sebagaimana mestinya,” jelasnya.
Dari hasil rakor ini, diputuskan, setiap yang bertugas di lapangan agar senantiasa melakukan pendekatan secara humanis agar tidak menimbulkan kerancuan pada akhirnya.
“Setiap temuan di lapangan agar dikoordinasikan dengan baik dengan pihak terkait, jika memang diperlukan langkah hukum, kita lakukan langkah hukum,” tegas Hengky.
Hadir dalam acara ini, DPC Lembah Arasia Jombang, Toni, yang membagikan pengalamannya di lapangan, sebagai suatu pembekalan bagi anggota lainnya. (Jay).















