Example 728x250
Terkini

Kolaborasi LPM Suramadu, Polsek Asemrowo dan Warga untuk Surabaya Aman

154
×

Kolaborasi LPM Suramadu, Polsek Asemrowo dan Warga untuk Surabaya Aman

Sebarkan artikel ini
LPM Suramadu
Kapolsek Asemrowo, Kompol Rahardian B. Trisna, SH., SIK., saat koordinasi terkait keamanan dan ketertiban Kecamatan Asemrowo.

Kabarphatas.com, Surabaya – Ketua Umum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Suramadu, Haji Abdul Rohim, menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Asemrowo demi menciptakan Kota Surabaya yang aman dan kondusif.

Dalam rapat internal organisasi, Abdul Rohim menyerukan agar seluruh anggota LPM Suramadu turut serta aktif menjaga keamanan lingkungan.

Example 300x600

“Keamanan kota tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab kita semua. Kita harus saling berkoordinasi dan bergerak sesuai aturan agar ketenteraman dapat terjaga,” ujarnya.

Sebagai tokoh masyarakat, Abdul Rohim mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap upaya pihak-pihak yang mencoba memecah belah warga Surabaya.

Menurutnya, setiap warga memiliki peran penting dalam menciptakan rasa aman dan menjaga kota dari potensi kerusuhan.

“Kita tidak boleh tinggal diam jika ada pihak-pihak yang ingin merusak kota ini. Namun semua langkah harus melalui koordinasi dengan pihak berwenang agar hasilnya tepat sasaran,” katanya.

Sekretaris Jenderal LPM Suramadu, Mohammad Widodo, menambahkan bahwa aspirasi masyarakat seharusnya disampaikan secara santun dan bermartabat.

LPM Suramadu
H. Abdul Rohim, Ketua Umum LPM Suramadu saat di Mapolsek Asemrowo.

Ia menolak keras tindakan anarkis yang justru mencoreng karakter warga Surabaya.

“Kita sebagai arek Suroboyo asli merasa terpanggil untuk menjaga kota ini. Aspirasi rakyat sah, tapi harus disampaikan dengan etika. Jangan sampai Surabaya disusupi perusuh yang merusak,” ungkapnya.

Dalam pertemuan di Mapolsek Asemrowo, hadir perwakilan dari berbagai partai politik seperti PKB, PAN, PPP, PKS, PDIP, dan Gerindra, bersama perangkat RT/RW Kecamatan Asemrowo.

Kapolsek Asemrowo, Kompol Rahardian B. Trisna, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat.

“Kehadiran tokoh masyarakat seperti H. Abdul Rohim menunjukkan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Partisipasi masyarakat menjadi kunci terciptanya suasana kondusif,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah terpancing isu di media sosial. “Kami mengimbau masyarakat bijak menggunakan gadget dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” tambahnya.

Abdul Rohim menegaskan, koordinasi antara polisi dan masyarakat merupakan strategi kunci menjaga stabilitas kota.

Aparat membutuhkan informasi dari masyarakat, sementara warga memerlukan perlindungan dan kepastian hukum dari aparat.

“Jika sinergi ini berjalan baik, potensi kericuhan bisa ditekan sejak dini. Keamanan kota adalah investasi sosial. Tanpa rasa aman, pembangunan akan sulit berjalan,” ujarnya.

Pandangan ini mencerminkan bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan budaya yang harus dijaga bersama.

Kolaborasi yang kuat akan melahirkan rasa saling percaya, mempercepat penyelesaian masalah, dan memperkuat ketahanan sosial kota.

LPM Suramadu bertekad menjadikan Surabaya sebagai kota percontohan dalam hal ketertiban.

Kehadiran tokoh masyarakat, aparat kepolisian, perangkat pemerintah, hingga organisasi politik dalam satu forum diskusi keamanan menunjukkan bahwa Surabaya memiliki modal sosial yang kuat.

“Surabaya harus tetap aman dan damai. Kita harus buktikan bahwa arek-arek Suroboyo mampu menjaga kotanya sendiri dari pihak-pihak yang ingin memecah belah,” tegas Abdul Rohim.

Dengan sinergi yang terbangun, Surabaya diharapkan tetap kondusif, menjadi kota yang aman bagi warganya, sekaligus teladan nasional dalam membangun keamanan berbasis kolaborasi masyarakat dan aparat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *