Kabarphatas.com, Surabaya – Komunitas Pasmanbaya 1-9 (Paguyuban Alumni SMA Negeri 1 hingga SMA Negeri 9 Surabaya) memperingati Milad ke-12 dengan serangkaian kegiatan yang sarat makna.
Peringatan Milad Ke- 12 dengan mengusung tema “Bangkit Satu Tekad, Satu Semangat, Satu Tujuan, Guyub Rukun, Mandiri dan Luar Biasa, Bukan Hanya Sejarah Tapi Aksi Nyata”.
Kegiatan diawali dengan upacara penghormatan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa Surabaya, Jumat (29/8/2025), dilanjutkan dengan tabur bunga, doa bersama, serta aksi sosial jumat berkah berupa pembagian ratusan nasi bungkus kepada masyarakat.
Dalam hitungan menit, seluruh nasi kotak yang disiapkan telah terbagi kepada pengguna jalan, mulai dari pengendara motor, sopir angkutan umum, tukang becak, hingga pejalan kaki.
Suasana kebersamaan ini menjadi wujud nyata kepedulian Pasmanbaya kepada masyarakat sekaligus bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan bangsa.
Ketua Umum Pasmanbaya 1-9, Yusuf Nafik, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak semata sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga penghormatan terhadap pengorbanan para pahlawan.

“Kami sebagai anak bangsa yang masih muda berharap bisa melanjutkan perjuangan mereka. Caranya dengan belajar sungguh-sungguh dan berkontribusi nyata kepada negara. Apalagi momen Agustus selalu mengingatkan kita pada semangat kemerdekaan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan generasi muda untuk bijak menggunakan teknologi.
“Gunakan gadget secara seimbang, jangan sampai mengganggu kewajiban belajar. Generasi muda harus banyak menambah ilmu, memperkaya insting, dan menjaga semangat agar menjadi putra-putri terbaik bangsa,” tambahnya.
Ketua Panitia Milad ke-12, Profesor Deni Yuherawan, mengajak seluruh anggota menjadikan tagline Pasmanbaya, yaitu “Guyub, Rukun, Mandiri, Luar Biasa”, sebagai pedoman hidup.

Menurutnya, kemandirian harus dikedepankan agar komunitas bisa membiayai sendiri berbagai kegiatan tanpa bergantung pada pihak luar.
“Harus ada dana abadi yang bisa digunakan untuk mendukung program komunitas. Dengan begitu, anggota Pasmanbaya dapat lebih kuat mengaktualisasikan diri, sekaligus memberi manfaat tidak hanya bagi anggota, tetapi juga masyarakat luas,” jelasnya.
Prof Deni menambahkan, selain ziarah, tabur bunga, dan Jumat Berkah, Pasmanbaya 1-9 menggelar kegiatan donor darah pada 30 Agustus.
Puncak perayaan akan dilaksanakan 31 Agustus di Monumen Kapal Selam Surabaya, dengan agenda beragam mulai dari goes, jalan sehat, fashion show olahraga, hingga pertunjukan seni bernuansa budaya Nusantara seperti tari, paduan suara, karawitan, dan hiburan rakyat lainnya.
Ia menyebut, rangkaian ini tidak hanya memperkuat kebersamaan internal, tetapi juga memperluas manfaat sosial dan budaya bagi masyarakat.
Ketua Bidang Usaha Pasmanbaya 1-9, Lukitasari, menambahkan bahwa generasi muda dapat mengisi kemerdekaan dengan menekuni ilmu pengetahuan, menanamkan nilai gotong royong, serta menjaga solidaritas sosial.
“Menggunakan teknologi digital secara produktif, aktif dalam kegiatan sosial, dan menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa adalah cara terbaik untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan,” ujarnya.
Di akhir acara, Ketua Umum Pasmanbaya 1-9, Yunus, menegaskan bahwa semangat tinggi dan kontribusi nyata dari generasi muda akan membuat cita-cita pahlawan untuk membangun bangsa yang merdeka, maju, dan berdaulat tetap hidup dan terjaga.















