Example 728x250
Terkini

PT MNJ Dukung Program Lingkungan DLH Jatim, Gubernur Resmikan Masjid Nurul Hayat

40
×

PT MNJ Dukung Program Lingkungan DLH Jatim, Gubernur Resmikan Masjid Nurul Hayat

Sebarkan artikel ini
PT MNJ

KABARPHATAS.COM, SURABAYA – Peran dunia usaha dalam mendukung tata kelola lingkungan hidup berkelanjutan kembali ditegaskan PT Metatu Nusantara Jaya (PT MNJ).

Perusahaan pengelola limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) tersebut ambil bagian dalam kegiatan penyerahan penghargaan lingkungan hidup sekaligus peresmian Masjid Nurul Hayat milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur, yang digelar di Kantor DLH Jatim, Jalan Wisata Menanggal No. 38, Surabaya, Senin sore, (29/12/2025).

Example 300x600

Agenda tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur dan menjadi penutup rangkaian program strategis pengelolaan lingkungan hidup Pemerintah Provinsi Jawa Timur sepanjang 2025.

Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan hidup secara berkelanjutan.

PT Metatu Nusantara Jaya yang dipimpin H. Abdul Rohim dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan limbah B3 dengan menjalin kemitraan strategis bersama DLH Provinsi Jawa Timur serta sejumlah dinas lingkungan hidup kabupaten dan kota.

Dalam operasionalnya, perusahaan menempatkan kepatuhan terhadap regulasi dan aspek keselamatan lingkungan sebagai prinsip utama.

Manager Personalia dan Lingkungan HSE PT Metatu Nusantara Jaya, Hasan Aola, menyatakan bahwa dukungan perusahaan terhadap program lingkungan pemerintah merupakan bagian dari komitmen jangka panjang, bukan sekadar partisipasi seremonial.

“PT Metatu Nusantara Jaya selalu mendukung kegiatan yang berkaitan dengan Dinas Lingkungan Hidup Jawa Timur karena DLH merupakan mitra strategis kami, khususnya dalam pengelolaan limbah B3 yang aman dan sesuai regulasi,” ujar Hasan saat dikonfirmasi.

Menurut Hasan, tanggung jawab perusahaan tidak berhenti pada aspek teknis pengelolaan limbah industri. Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang menyasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Bentuk kepedulian sosial kami tidak hanya terbatas pada lingkungan industri dan instansi terkait, tetapi juga menjangkau masyarakat di kampung, desa, hingga kawasan permukiman. Kami berharap kehadiran PT Metatu Nusantara Jaya benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” katanya.PT MNJ

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas DLH Provinsi Jawa Timur, Subarja, SH, MSi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian besar program lingkungan hidup Jawa Timur pada akhir tahun 2025.

Selain penyerahan penghargaan lingkungan, peresmian Masjid Nurul Hayat menjadi simbol penguatan nilai spiritual dalam tata kelola lingkungan.

“Hari ini kami menyerahkan penghargaan lingkungan hidup sekaligus meresmikan Masjid Nurul Hayat DLH Provinsi Jawa Timur oleh Gubernur Jawa Timur. Ini menjadi momentum penting karena di akhir tahun kami telah menyiapkan berbagai reward atau penghargaan lingkungan di Jawa Timur tahun 2025,” jelas Subarja.

Ia memaparkan bahwa salah satu program unggulan DLH Jawa Timur adalah Desa atau Kelurahan Bersih dan Lestari (Berseri), yang melibatkan ribuan desa dan kelurahan di seluruh wilayah provinsi.

Dari total 8.501 desa di Jawa Timur, lebih dari 2.000 desa mengikuti program Berseri. Sebanyak 1.306 desa dan kelurahan meraih penghargaan kategori Pratama, Madya, dan Mandiri. Bahkan 180 desa dan kelurahan berhasil lolos fase Ingrid pada tahun 2025.

Subarja menegaskan bahwa program Berseri dirancang sebagai inovasi kebijakan lingkungan yang berkelanjutan dan diharapkan dapat menjadi rujukan nasional.

“Kami berharap program Berseri ini menjadi program inovasi dan percontohan, bahkan satu-satunya di Indonesia, sehingga ke depan dapat terus dikembangkan dan diikuti lebih banyak desa dan kelurahan,” ujarnya.

Selain Berseri, DLH Jawa Timur juga mengembangkan program Kampung Muslim, Adiwiyata, serta memperkuat sinergi dengan dunia usaha, termasuk perusahaan pengelola limbah B3 seperti PT Metatu Nusantara Jaya.

Menurut Subarja, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup, baik di wilayah daratan, pesisir, maupun laut.

“Momentum ini kami manfaatkan untuk memperkuat kolaborasi, termasuk dalam aspek teknis dan pelayanan publik, agar kualitas lingkungan hidup Jawa Timur terus meningkat secara berkelanjutan,” tandasnya.

Melalui kemitraan strategis antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, PT Metatu Nusantara Jaya optimistis upaya perbaikan kualitas lingkungan hidup di Jawa Timur dapat terus berjalan secara konsisten dan berjangka panjang.

***Kabar kami lainnya di news google Kabarphatas.com

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *