Example 728x250
Terkini

Vakum 10 Tahun, Warga Tambak Dalam Kembali Hidupkan Karnaval Kemerdekaan

120
×

Vakum 10 Tahun, Warga Tambak Dalam Kembali Hidupkan Karnaval Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini
Tambak Dalam

Kabarphatas.com, Surabaya – Suasana penuh warna dan semangat kebersamaan mewarnai Kampung Tambak Dalam, RW 05 Kelurahan Asemrowo, Surabaya, Minggu (17/8/2025).

Ratusan warga dari 10 RT larut dalam kemeriahan pawai karnaval untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Example 300x600

Kegiatan yang sempat vakum selama sepuluh tahun ini akhirnya kembali digelar dengan meriah. Warga menampilkan beragam kostum unik, mulai dari busana hasil daur ulang limbah rumah tangga hingga kostum bernuansa budaya.

Tidak sedikit pula peserta yang menyisipkan pesan kritis, seperti penggunaan topeng tikus sebagai simbol perlawanan terhadap maraknya kasus korupsi di tanah air.

Lurah Asemrowo, Ir. Yayuk Sukartiningsih, menyampaikan apresiasinya terhadap kekompakan dan kreativitas warga.

“Saya sangat bangga dengan semangat gotong royong dan kreativitas yang ditunjukkan warga RW 05.

Harapannya, semangat kebersamaan ini tidak hanya berhenti pada peringatan HUT RI, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari untuk kemajuan kampung,” ujarnya.

Ketua RW 05, Mahrus, menegaskan bahwa karnaval kali ini memiliki makna mendalam setelah lama vakum.

“Ini bukti nyata kekompakan warga. InsyaAllah tahun depan kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan dengan konsep yang lebih segar dan inovatif,” katanya.

Kehadiran ratusan warga yang ikut serta maupun sekadar menyaksikan jalannya karnaval membuat suasana semakin semarak. Berbagai penampilan kreatif disambut tepuk tangan meriah.

Dody Firmansyah, warga RT 08, mengaku terharu melihat semangat warga kembali menyala. “Sudah lama saya tidak melihat karnaval di kampung ini. Baru kali ini diadakan lagi dan suasananya sangat meriah. Semoga tahun depan lebih meriah lagi,” tuturnya penuh harap.

Selain masyarakat umum, sejumlah tokoh masyarakat juga hadir, di antaranya Ketua LPMK Muhammad Widodo, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Asemrowo.

Kehadiran mereka menambah semangat kebersamaan dalam merayakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Lurah Yayuk menambahkan, pawai karnaval ini bukan sekadar hiburan, melainkan simbol semangat perjuangan dan kreativitas warga dalam mengisi kemerdekaan.

Melalui kostum daur ulang dan pesan kritis yang ditampilkan, warga Tambak Dalam menunjukkan bahwa peringatan HUT RI dapat menjadi ruang edukasi sekaligus wadah memperkuat persatuan.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dari perayaan ini diharapkan terus hidup di tengah masyarakat. Kemerdekaan tidak hanya dirayakan setiap tahun, tetapi juga diwujudkan dalam kerja nyata untuk membangun bangsa dari lingkungan terkecil, yaitu kampung,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *