KABARPHATAS.COM, SURABAYA – Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., meresmikan kantor baru Dharma Putra Airlangga (DPA) di Plaza Airlangga, Jumat, 4 September 2026. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kewirausahaan mandiri di lingkungan UNAIR.
Peresmian kantor baru tersebut dirangkai dengan kegiatan tasyakuran sebagai ikhtiar untuk menggapai keberkahan rezeki dan amanah dalam dinamika bekerja. Acara itu dihadiri berbagai pihak yang turut mendukung pengembangan kewirausahaan UNAIR.
Dalam sambutannya, Prof. Madyan berharap Airlangga Store dapat beroperasi lebih profesional setelah menempati lokasi baru.
“Saya harapkan Airlangga Store menjadi lebih profesional lagi dengan menempati di lokasi baru ini,” ujar Prof. Madyan.
Ia menegaskan, Airlangga Store tidak semestinya hanya berfungsi sebagai toko biasa. Menurut dia, unit tersebut perlu menghadirkan pelayanan prima dan ditargetkan sudah tertata dengan baik sebelum akhir tahun.
Prof. Madyan juga berharap tenant makanan dapat ditempatkan di lantai atas. Selain itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dipersilakan menitipkan produk mereka di Airlangga Store.
“Tenant makanan saya harapkan berada di lantai atas dan apabila UMKM ingin menitipkan produk-produknya sangat dipersilakan,” katanya.
Menurut Prof. Madyan, pelaku usaha perlu mampu memutar otak untuk mempertahankan penjualan, terutama bagi mereka yang berada di Airlangga Store. Kelengkapan kebutuhan juga perlu dipenuhi dengan baik. Salah satu opsi yang dapat dikembangkan ialah menyediakan koleksi majalah pers sebagai bentuk informasi mengenai keberlanjutan UNAIR.
“Saya harap kecepatan berinovasi dan pertimbangan produk penjualan bisa menjadi nilai utama DPA. Ke depan tidak ada lagi yang namanya kerugian, karena UNAIR sudah menyatakan sebagai entrepreneur university,” ujarnya.
DPA juga diharapkan mampu menjadi jembatan kolaborasi kewirausahaan di lingkungan UNAIR. Keberadaan DPA, Rumah Sakit Airlangga, dan Rumah Sakit Gigi Mulut disebut menjadi bukti pengelolaan perusahaan yang memadukan ilmu dan praktik secara bersamaan.
Prof. Madyan mengatakan, banyak pimpinan dari luar UNAIR yang juga menjadi dosen di universitas tersebut. Relasi itu dinilai dapat membuka peluang kerja sama lanjutan ketika pihak-pihak yang saling mengenal merekomendasikan UNAIR sebagai tempat pelaksanaan berbagai kegiatan.
“Banyak sekali pimpinan dari luar yang juga menjadi dosen di UNAIR. Maka ketika ada seseorang yang sudah saling kenal nantinya akan menyarankan untuk melaksanakan beberapa kegiatan selanjutnya di Universitas,” tambahnya.
Ia menambahkan, keberadaan DPA dapat berkontribusi terhadap kegiatan akademik civitas akademika UNAIR. Mahasiswa Manajemen Perhotelan, misalnya, diharapkan dapat berkolaborasi secara cepat dengan berbagai fasilitas yang tersedia.
Peresmian kantor baru itu juga diharapkan menjadi jembatan bagi berbagai kerja sama, khususnya dengan seluruh civitas akademika UNAIR. Pelayanan perlu terus dioptimalkan dengan mengedepankan sikap saling menghargai untuk meminimalkan pengaduan yang tidak diinginkan.
“Saya juga mengharapkan DPA menjadi perusahaan yang sehat dan bisa mengoptimalkan UNAIR dengan memberi support peningkatan yang lebih baik,” ujar Prof. Madyan.














