Example 728x250
Pendidikan

UNUSA Pasang Instalasi Air Bersih di RSUD Peusangan Raya Pascabanjir Aceh

48
×

UNUSA Pasang Instalasi Air Bersih di RSUD Peusangan Raya Pascabanjir Aceh

Sebarkan artikel ini
UNUSA

KABARPHATAS.COM, BIREUEN – Pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu, ketersediaan air bersih menjadi persoalan krusial, terutama bagi fasilitas layanan kesehatan. RSUD Peusangan Raya, Kabupaten Bireuen, yang berperan sebagai rumah sakit rujukan sekaligus posko utama penanganan bencana, turut menghadapi keterbatasan pasokan air bersih akibat dampak banjir dan lumpur.

Untuk mendukung keberlangsungan pelayanan kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) melalui tim Unusa Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan ke RSUD Peusangan Raya, Rabu (24/12/2025).

Example 300x600

Bantuan tersebut berupa instalasi air bersih lengkap dengan tandon, mesin genset sebagai sumber listrik cadangan, layanan internet berbasis satelit, serta obat-obatan.

Ketua Pelaksana Unusa Peduli, Ahmad Syafiuddin, mengatakan bantuan disalurkan berdasarkan kebutuhan mendesak di lapangan.

Menurut dia, UNUSA melakukan koordinasi dengan satuan tugas bencana gabungan dan pihak rumah sakit untuk memastikan dukungan yang diberikan dapat langsung digunakan dalam kondisi darurat pascabanjir.

Direktur RSUD Peusangan Raya, dr. Agusnaidi, menerima bantuan tersebut bersama jajaran manajemen rumah sakit.

Penyerahan bantuan turut disaksikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bireuen, dr. Zumrida, Sp.B, FINACS, FICS, yang juga menjabat Ketua Tim Satgas Bencana Gabungan di wilayah tersebut.

dr. Zumrida menjelaskan RSUD Peusangan Raya memiliki peran strategis dalam penanganan dampak banjir di Kabupaten Bireuen. Selain memberikan pelayanan medis kepada warga terdampak, rumah sakit juga difungsikan sebagai posko koordinasi serta lokasi pengungsian sementara. Kondisi ini membuat kebutuhan air bersih, listrik cadangan, dan akses komunikasi menjadi semakin mendesak.

Keterbatasan air bersih, kata Zumrida, berpotensi mengganggu pelayanan medis dan upaya pemulihan fasilitas rumah sakit. Oleh karena itu, dukungan fasilitas penunjang dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan layanan kesehatan di tengah situasi darurat.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan RSUD Peusangan Raya, dr. Dara Farasina, menyebutkan bahwa sejak banjir melanda, pasokan air bersih di lingkungan rumah sakit mengalami penurunan signifikan.

Kondisi tersebut diperberat oleh masih adanya warga yang bertahan mengungsi di area rumah sakit, sehingga kebutuhan air bersih meningkat untuk menunjang pelayanan kesehatan dan pembersihan fasilitas yang terdampak lumpur.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim Unusa Peduli bersama pihak rumah sakit meninjau langsung sejumlah titik yang membutuhkan dukungan instalasi air bersih.

Dengan berfungsinya fasilitas tersebut, diharapkan operasional RSUD Peusangan Raya dapat kembali berjalan lebih stabil dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak banjir tetap terjaga.

***Kabar kami lainnya di news google Kabarphatas.com

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *