Example 728x250
Terkini

KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Rail Clinic, 500 Warga dan Siswa Dapat Layanan Kesehatan Gratis

3
×

KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Rail Clinic, 500 Warga dan Siswa Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Sebarkan artikel ini
KAI

KABARPHATAS.COM, SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengoptimalkan layanan Kereta Rail Clinic sebagai sarana pelayanan kesehatan bergerak bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis dengan fasilitas medis yang dibawa langsung menggunakan rangkaian kereta.

Rail Clinic merupakan program KAI yang pertama kali diluncurkan pada 2015 sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat, khususnya mereka yang berada di sekitar jalur kereta api dan wilayah yang membutuhkan dukungan layanan medis.

Konsep layanan kesehatan bergerak tersebut memungkinkan KAI menghadirkan berbagai fasilitas kesehatan melalui sarana kereta api. Dengan demikian, fungsi kereta tidak hanya menjadi moda transportasi, tetapi juga menjadi media untuk membawa manfaat sosial lebih dekat kepada masyarakat.

Layanan yang tersedia dalam Rail Clinic mencakup pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, kebidanan dan ultrasonografi (USG), pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan mata, hingga pemberian obat-obatan secara gratis.

Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 KAI yang diperingati setiap 28 September 2026, sekaligus sebagai bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), KAI Daop 8 Surabaya menggelar kegiatan bakti sosial Rail Clinic di dua lokasi, yakni Stasiun Cerme, Kabupaten Gresik, pada Selasa (8/9), serta Stasiun Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (10/9).

Kegiatan tersebut secara keseluruhan memberikan manfaat kepada 500 masyarakat dan siswa sekolah dasar yang berada di sekitar lokasi pelaksanaan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan kehadiran KAI di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui layanan transportasi kereta api, tetapi juga melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat secara langsung.

“Dalam rangkaian HUT ke-81 KAI, kami menghadirkan Rail Clinic di Stasiun Tanggulangin dan Stasiun Cerme. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan akses layanan kesehatan gratis, sekaligus menghadirkan ruang edukasi kesehatan bagi masyarakat,” ujar Mahendro.

Pelaksanaan layanan Rail Clinic didukung oleh tenaga kesehatan dari berbagai bidang, mulai dari dokter umum, dokter kandungan, dokter gigi, paramedis, apoteker, analis, hingga refraksionis optisien.

Kehadiran tenaga medis lintas bidang tersebut memungkinkan masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara terpadu sesuai kebutuhan.

Selain layanan pemeriksaan kesehatan, KAI Daop 8 Surabaya juga menyalurkan sejumlah bantuan pendukung kesehatan dan pendidikan. Bantuan yang diberikan meliputi 100 kacamata, 100 paket oral hygiene, serta 60 paket gizi bagi ibu hamil.

Untuk mendukung kegiatan belajar siswa sekolah dasar, KAI Daop 8 Surabaya turut membagikan 100 tas sekolah serta peralatan olahraga bagi sekolah yang mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan Rail Clinic juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, KAI Daop 8 Surabaya memberikan edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, cara menjaga kesehatan gigi, serta pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api.

Bersamaan dengan layanan kesehatan, KAI Daop 8 Surabaya menghadirkan Rail Library sebagai sarana literasi bagi masyarakat, khususnya siswa sekolah dasar. Fasilitas perpustakaan di dalam rangkaian kereta tersebut menyediakan berbagai koleksi buku, mulai dari buku cerita, pengetahuan umum, ensiklopedia, hingga materi pembelajaran.

Rail Library juga dilengkapi fasilitas e-Library berupa monitor layar sentuh yang menyediakan koleksi bacaan digital dan video edukatif. Fasilitas tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif sekaligus mengenalkan pemanfaatan teknologi digital sebagai media memperoleh pengetahuan.

“Kami ingin stasiun tidak hanya dipandang sebagai tempat masyarakat melakukan perjalanan. Melalui Rail Library, stasiun juga dapat menjadi ruang untuk belajar, membaca, dan mendapatkan pengetahuan. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan minat baca dan rasa ingin tahu anak-anak,” ungkap Mahendro.

Menurut Mahendro, program Rail Clinic dan Rail Library dihadirkan secara beriringan karena kesehatan dan pendidikan menjadi dua aspek penting dalam mendukung kualitas generasi penerus.

“Kesehatan yang baik dan wawasan yang luas merupakan bekal penting seluruh masyarakat. Melalui Rail Clinic dan Rail Library, kami berupaya memberikan manfaat yang menyentuh kedua aspek tersebut sekaligus,” tambahnya.

KAI Daop 8 Surabaya berharap kehadiran Rail Clinic, Rail Library, dan berbagai program TJSL lainnya dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan kontribusi sosial yang berjalan seiring dengan perannya sebagai penyedia layanan transportasi publik.

KAI Daop 8 Surabaya terus memperkuat kolaborasi dan kepedulian terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya melalui berbagai program yang mendukung kesehatan, pendidikan, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *