Example 728x250
Terkini

Antrean BBM di Bali Mengular, Pertamina Tambah Pasokan 26.200 KL

3
×

Antrean BBM di Bali Mengular, Pertamina Tambah Pasokan 26.200 KL

Sebarkan artikel ini
BBM pertalite Kabarphatas

KABARPHATAS.COM, BALI – Antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Bali mendorong PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperkuat pasokan Pertalite dan Pertamax. Perusahaan menyiapkan tambahan pasokan sebanyak 26.200 kiloliter (KL) yang akan disalurkan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengoptimalkan distribusi ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Tambahan pasokan tersebut didatangkan menggunakan kapal pengangkut BBM yang dijadwalkan bersandar di Terminal BBM Sanggaran dan Manggis pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026. Setelah kapal tiba dan muatan dibongkar, Pertamina akan mengoptimalkan penyaluran BBM ke SPBU dengan mempertimbangkan kondisi stok dan tingkat konsumsi di masing-masing wilayah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan perusahaan terus memantau ketersediaan stok dan perkembangan konsumsi BBM di berbagai daerah di Bali. Penguatan pasokan dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi sekaligus memenuhi permintaan masyarakat.

“Dengan sandarnya kapal pengangkut BBM, kami memperkuat pasokan Pertalite dan Pertamax untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali. Penyaluran ke SPBU terus kami optimalkan dengan mempertimbangkan kondisi stok dan tingkat konsumsi di masing-masing wilayah,” ujar Ahad dalam keterangan tertulis, Rabu, 14 Oktober 2026.

Sebelumnya, kesulitan memperoleh BBM dilaporkan terjadi di Denpasar, Badung, Klungkung, Buleleng, hingga Bangli. Antrean kendaraan di sejumlah SPBU bahkan dilaporkan memanjang hingga sekitar satu kilometer dan berdampak pada kelancaran lalu lintas.

Kondisi tersebut juga memunculkan keluhan dari masyarakat. Seorang perempuan dilaporkan pingsan setelah mengantre BBM. Sementara itu, sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menghadapi kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Gubernur Bali Wayan Koster sebelumnya meminta Pertamina membenahi ketersediaan dan distribusi BBM menyusul persoalan antrean di sejumlah wilayah. Pertamina juga menyebut kendala dalam proses bongkar muat kapal tanker sebagai salah satu faktor yang memengaruhi kelancaran pasokan.

Dalam pengiriman tahap awal, pasokan yang disiapkan mencakup 18.000 KL Pertalite dan 2.500 KL Pertamax. Jumlah tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan distribusi BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Pulau Dewata.

Kebutuhan Pertalite di Bali diperkirakan mencapai rata-rata 2.200 KL per hari. Besarnya konsumsi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pertamina dalam menyusun rencana pasokan dan menentukan prioritas penyaluran ke SPBU.

Selain mendatangkan pasokan tambahan, Pertamina mengoptimalkan pembongkaran BBM di terminal dan distribusi lanjutan ke SPBU. Evaluasi dilakukan secara berkala dengan memperhatikan perubahan stok serta tingkat konsumsi di setiap wilayah.

Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan menghindari pembelian berlebihan. Masyarakat diminta tetap tenang sembari menunggu distribusi tambahan menjangkau SPBU di wilayah masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *