Habib Jindan juga menyampaikan doa keberkahan bagi para ulama, masyaikh, tuan guru, Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Abdul Rohim, keluarga besar PT MNJ, keluarga besar Majelis Ar-Rohimin, serta seluruh jemaah yang hadir.
Mengutip hadis Rasulullah SAW, Habib Jindan menjelaskan bahwa orang-orang yang berkumpul untuk berzikir, membaca Al-Qur’an, dan mempelajari ilmu agama memperoleh keutamaan berupa ketenteraman hati, rahmat Allah, serta kehadiran para malaikat. Ia turut mengisahkan peristiwa ketika Rasulullah mendatangi sekelompok sahabat yang sedang berzikir dan bersyukur atas nikmat hidayah.
Menurut dia, majelis yang diisi dengan zikir dan ilmu memiliki nilai penting dalam kehidupan seorang muslim karena menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah. Karena itu, kesempatan menghadiri majelis semacam ini perlu dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas ibadah dan perilaku.
Habib Jindan mengingatkan pentingnya memperbanyak zikir sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Jumu’ah ayat 10:
وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.”
Ia menjelaskan bahwa zikir dapat dilakukan dalam berbagai keadaan dan tidak selalu membutuhkan biaya. Pesan tersebut sejalan dengan Surah Ali Imran ayat 191 yang menggambarkan orang-orang beriman senantiasa mengingat Allah ketika berdiri, duduk, maupun berbaring.
Tak hanya soal zikir, Habib Jindan turut menyoroti pentingnya menjaga akhlak. Kebaikan, menurut dia, tidak semata-mata diukur dari kemampuan memberikan bantuan materi. Senyuman, tutur kata yang baik, doa, ketulusan niat, dan prasangka baik juga merupakan bentuk kebaikan yang dapat dilakukan setiap orang.
Ia juga mengajak jemaah membiasakan diri mendoakan sesama tanpa harus diketahui orang yang didoakan. Selain itu, umat Islam didorong untuk bertafakur atau merenungkan kebesaran Allah melalui ciptaan-Nya, sehingga tumbuh kesadaran untuk memperkuat iman dan menjauhi perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama.
Penyelenggaraan Safari Sholawat di luar Pulau Jawa menjadi langkah lanjutan PT MNJ dan Majelis Ar-Rohimin dalam memperluas kegiatan syiar Islam. Melalui lantunan selawat, zikir, dan tausiah para ulama, kegiatan ini diharapkan memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus merawat persaudaraan di tengah masyarakat.



