Example 728x250
Pendidikan

UT Surabaya Kembangkan Model Literasi Berbasis Kearifan Lokal di Bangkalan

3
×

UT Surabaya Kembangkan Model Literasi Berbasis Kearifan Lokal di Bangkalan

Sebarkan artikel ini
UT Surabaya

KABARPHATAS.COM, BANGKALAN – Bagi sebagian perempuan di Dusun Katol Timur, Desa Katol, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan sering kali terbatas oleh berbagai faktor, mulai dari akses, kondisi sosial, hingga kesibukan mengurus keluarga.

Situasi itulah yang mendorong Universitas Terbuka (UT) Surabaya menghadirkan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dosen Tahun 2026 melalui kegiatan bertajuk Aksara Berdaya: Pemberdayaan Perempuan melalui Literasi Fungsional Berbasis Kearifan Lokal Madura.

Example 300x600

Program tersebut dirancang sebagai ruang belajar yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga memperkuat kapasitas perempuan agar lebih berdaya dalam kehidupan sosial maupun ekonomi.

Melalui pendekatan yang menempatkan budaya lokal sebagai bagian dari proses pembelajaran, peserta diajak memahami bahwa literasi dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas hidup dan memperluas peluang masa depan.

Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian UT Surabaya mengembangkan metode pembelajaran yang dekat dengan realitas masyarakat.

Materi disusun berdasarkan kebutuhan warga dan dikaitkan dengan nilai-nilai budaya Madura yang telah lama hidup di tengah masyarakat setempat.

Bahasa daerah, cerita rakyat, tradisi, kuliner khas, hingga kebiasaan sosial masyarakat Madura dijadikan media pembelajaran.

Pendekatan ini membuat peserta lebih mudah memahami materi karena berangkat dari pengalaman dan lingkungan yang sudah mereka kenal sejak lama.

Konsep tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga relevansi pendidikan dengan kondisi masyarakat. Dengan demikian, proses belajar tidak terasa asing atau berjarak, melainkan menjadi aktivitas yang tumbuh dari kehidupan sehari-hari peserta.

Program Aksara Berdaya berfokus pada penguatan literasi fungsional perempuan. Materi yang diberikan mencakup kemampuan membaca, menulis, berhitung, komunikasi praktis, literasi ekonomi rumah tangga, hingga pemanfaatan media digital sederhana yang dapat membantu aktivitas keseharian maupun usaha kecil yang dijalankan masyarakat.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Katol Timur, Khumairoh, mengatakan program tersebut memberikan manfaat yang nyata bagi perempuan di lingkungannya.

Menurut dia, metode pembelajaran yang sederhana dan kontekstual membuat peserta lebih mudah mengikuti setiap materi yang diberikan.

Ia mengaku melihat perubahan positif selama program berlangsung. Para peserta tidak hanya menunjukkan semangat belajar yang lebih tinggi, tetapi juga mulai berani terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu karena pembelajarannya sederhana, dekat dengan budaya masyarakat, dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Kami melihat peserta menjadi lebih semangat belajar, lebih percaya diri, dan lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat. Semoga program ini terus berlanjut dan memberi dampak yang luas bagi perempuan desa,” katanya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Dedy Noviantoro, S.Kom., M.AP., menilai program pemberdayaan berbasis literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Menurut dia, pembangunan masyarakat tidak hanya membutuhkan infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan kapasitas individu agar mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi. Dalam konteks tersebut, literasi menjadi salah satu instrumen yang sangat penting.

“Program ini bukan hanya meningkatkan kemampuan literasi masyarakat, tetapi juga mengangkat budaya lokal Madura sebagai kekuatan pembangunan masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat seperti ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *