Example 728x250
Syiar Syair

Haul Solo ke-115, Majelis Ar-Rohimin Siapkan 12 Ribu Nasi Kotak

11
×

Haul Solo ke-115, Majelis Ar-Rohimin Siapkan 12 Ribu Nasi Kotak

Sebarkan artikel ini
Haul Solo Kabarphatas

Tim ini bertugas mempersiapkan lokasi sebelum rangkaian Haul Solo dimulai pada 2 Oktober.

Tahap berikutnya adalah keberangkatan rombongan Srikandi dan jemaah menggunakan dua bus yang telah disiapkan.

Di lokasi, personel akan ditempatkan pada dua pos. Pos pertama berada di Masjid Assegaf, sedangkan pos kedua berada di Masjid Riyadh.

Kedua pos akan beroperasi selama 24 jam. Untuk menjaga kesinambungan pelayanan, petugas dibagi dalam dua shift, yakni pagi dan malam.

Pembagian tersebut tidak hanya menyangkut siapa yang bertugas dan kapan waktunya. Relawan juga mendapatkan arahan mengenai tata cara pelayanan.

Ketika membagikan makanan ringan maupun minuman, mereka diminta tetap menjaga kesopanan dan tidak mengabaikan kondisi jemaah.

Jenis minuman yang disediakan masih mempertahankan pola pelayanan tahun-tahun sebelumnya. Kopi Arab, kopi hitam dan teh tetap tersedia. Es teh menjadi tambahan dalam pelayanan tahun ini.

Kegiatan menuju Haul Solo itu juga melanjutkan aktivitas Majelis Ar-Rohimin di bidang keagamaan dan sosial. Majelis secara rutin menggelar kajian keagamaan dan kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan umat.

Sejumlah kegiatan keagamaan diisi ulama dan habaib. Majelis juga menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai bagian dari upaya memperkuat kecintaan kepada Rasulullah dan mempererat hubungan antarsesama jemaah.

Di luar kegiatan pengajian, Majelis Ar-Rohimin terlibat dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Kolaborasi dengan PT MNJ dan LPM Suramadu menjadi salah satu pola yang digunakan untuk menggelar kegiatan yang menyentuh masyarakat secara langsung.

Keterlibatan tersebut antara lain terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama dan agenda sosial yang melibatkan masyarakat serta pelaku UMKM. Pola kolaborasi itu kembali digunakan untuk mendukung pelayanan dalam Haul Solo ke-115.

Di tengah persiapan logistik, perhatian panitia kini tertuju pada kesiapan personel. Sebab, mulai 30 September, tim inti sudah berada di Solo untuk menata peralatan dan memastikan kebutuhan pelayanan tersedia sebelum rangkaian kegiatan dimulai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *