Example 728x250
Pendidikan

Yayasan Khadijah Siapkan Arah Pendidikan Menuju 2035, Khofifah Tekankan Karakter dan Kesalehan Sosial

10
×

Yayasan Khadijah Siapkan Arah Pendidikan Menuju 2035, Khofifah Tekankan Karakter dan Kesalehan Sosial

Sebarkan artikel ini
Yayasan Khadijah Kabarphatas
Momen saat rapat koordinasi menuju Khadijah 2035.

KABARPHATAS.COM, SURABAYA – Pendidikan tidak cukup hanya melahirkan siswa dengan prestasi akademik. Fondasi akidah, karakter, kemampuan bersosialisasi hingga keterampilan menghadapi dunia kerja dan kewirausahaan menjadi bagian yang perlu dibangun secara bersamaan.

Arah tersebut menjadi perhatian dalam konsolidasi Pengurus Yayasan, Pimpinan Sekolah, Pimpinan Pondok Pesantren, dan Direktur Bisnis Khadijah yang berlangsung di Auditorium SMP Khadijah, Surabaya, Ahad, 27 September 2026.

Ketua Pembina Yayasan Khadijah, Khofifah Indar Parawansa, hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan arahan mengenai penguatan pendidikan serta arah pengembangan lembaga menuju target Khadijah 2035.

Dalam forum itu, penguatan akidah dan karakter ditempatkan sebagai salah satu fondasi utama pendidikan di lingkungan Yayasan Khadijah. Siswa dan santri tidak hanya diarahkan untuk memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga karakter moral dan kesalehan sosial.

Arah pendidikan tersebut menjadi semakin relevan ketika lembaga pendidikan menghadapi perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang berlangsung cepat. Sekolah dan pesantren dituntut mampu mengikuti perubahan zaman tanpa kehilangan identitas dan nilai dasar yang menjadi pijakan pendidikan.

Khofifah juga mendorong seluruh unit pendidikan di bawah Yayasan Khadijah untuk mengoptimalkan potensi peserta didik. Pengembangan bakat tidak hanya menyasar bidang akademik, tetapi juga mencakup kemampuan non-akademik dan keterampilan kewirausahaan.

Dengan pendekatan tersebut, siswa dan santri diharapkan memperoleh ruang yang lebih luas untuk mengembangkan kemampuan sesuai potensi masing-masing. Prestasi akademik tetap menjadi bagian dari proses pendidikan, namun tidak berdiri sendiri sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.

Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari penajaman arah strategis Yayasan Khadijah menuju 2035. Agenda jangka panjang itu diarahkan untuk menjawab tantangan pendidikan modern sekaligus memperkuat jati diri lembaga pendidikan Khadijah.

Sebelumnya, Yayasan Khadijah juga menggelar kegiatan retret dengan tema “Menjaga Amanah, Meneguhkan Jati Diri Sekolah Juara untuk Khadijah 2035”. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menyatukan perspektif dan arah pengembangan lembaga dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.

Tidak hanya membahas sektor pendidikan, konsolidasi juga mempertemukan berbagai unsur dalam struktur Yayasan Khadijah. Pengurus yayasan, pimpinan sekolah, pimpinan pondok pesantren, hingga pengelola bisnis yayasan hadir dalam satu forum.

Pertemuan lintas unit itu menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pendidikan formal, pendidikan pesantren, dan sektor bisnis. Masing-masing unit memiliki fungsi berbeda, tetapi diarahkan untuk bergerak dalam kerangka pengembangan Yayasan Khadijah secara terpadu.

Pengembangan potensi kewirausahaan peserta didik juga memiliki keterkaitan dengan penguatan sektor bisnis yayasan. Keberadaan unit bisnis tidak hanya dipandang dari sisi pengelolaan kelembagaan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang mendukung keberlanjutan yayasan.

Yayasan Khadijah sendiri menaungi sejumlah unit pendidikan dari jenjang anak usia dini hingga sekolah menengah, serta pondok pesantren. Pengembangan kelembagaan kemudian diperluas melalui penguatan layanan sosial dan sektor bisnis.

Dalam agenda menuju Khadijah 2035, kesinambungan antara nilai keagamaan, kualitas pendidikan, pengembangan potensi peserta didik dan tata kelola kelembagaan menjadi bagian yang terus ditekankan dalam konsolidasi internal yayasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *